Lewati ke konten

Rebutan Kursi Kadis Mojokerto: Perpustakaan Jadi Primadona, Pendaftar Membludak Sampai Menit Terakhir

| 3 menit baca |Sorotan | 7 dibaca
Oleh: Titik Terang Penulis: Fio Atmadja Editor: Marga Bagus
Terverifikasi Bukti

SELEKSI Terbuka tiga jabatan kepala dinas di Kabupaten Mojokerto berubah jadi ajang rebutan yang lebih ramai dari antrean diskon akhir tahun. Formasi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mendadak jadi kursi panas paling diminati hingga hari terakhir pendaftaran.

Dibuka sejak 5 November dan ditutup hari ini pukul 16.00 WIB, Selter JPTP Mojokerto dibanjiri puluhan pelamar. Bukan hanya soal jabatan strategis, beberapa kandidat diduga mengejar kesempatan terakhir sebelum usia menyentuh ambang maksimal.

#Perpustakaan Diserbu Pelamar, PUPR & Pendidikan Tak Mau Kalah

Seleksi Terbuka (Selter) untuk tiga Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemkab Mojokerto resmi memasuki detik-detik akhir. Pendaftaran yang berlangsung sejak 5 November hingga 19 November 2025 pukul 16.00 WIB itu rupanya tidak sepi peminat. Justru sebaliknya, seperti dilepas promo mendadak, para pejabat dari berbagai OPD mulai menyerbu.

Menurut data sementara per Selasa sore, 18 November 2025, jumlah pendaftar sementara mencapai, 7 orang untuk formasi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), 18 orang untuk Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan 12 orang untuk Kepala Dinas Pendidikan

“Angka tersebut berpotensi bisa bertambah, mengingat besok hari terakhir pendaftaran,” ujar Kepala BKPSDM Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo, Selasa (18/11/2025).

Dengan data itu, Perpustakaan dan Kearsipan menjadi formasi paling sexy tahun ini. Dari kursi yang biasanya dianggap adem, kini berubah jadi rebutan pejabat yang ingin naik level ke lingkaran elite birokrasi.

#Kesempatan Terakhir Sebelum Usia 56?

Selain soal gengsi jabatan, Amat menyebut ada “faktor biologis” yang ikut mempengaruhi tingginya jumlah pendaftar: usia. “Ya bisa saja begitu, atau mungkin ini kesempatan terakhir bagi mereka usianya yang mendekati 56 tahun,” katanya.

Batas usia ini memang kerap jadi momok para pejabat yang bermimpi duduk di kursi eselon dua. Selter pun berubah menjadi arena sprint terakhir—siapa cepat, siapa dapat. Apalagi slot jabatan kosong kali ini cukup strategis: PUPR, Perpustakaan, dan Pendidikan.

WhatsApp Channel · TitikTerang

TitikTerang hadir di WhatsApp

Dapatkan kilasan berita, analisis pedas, dan cerita ekologis ala TitikTerang langsung di WhatsApp-mu.

Gabung WhatsApp Channel

Pemerintah Kabupaten Mojokerto membuka seleksi ini berdasarkan Pengumuman Nomor: 800/04/PANSEL.MJK/XI/2025, yang memuat seluruh persyaratan umum, tata cara pendaftaran, hingga jadwal tahap seleksi. Semua peserta wajib mengunggah dokumen administrasi ke portal resmi BKN, https://asnkarier.bkn.go.id, dalam format PDF.

#Teknis Pendaftaran & Informasi Resmi di Dua Portal

Bagi para ASN yang ingin mencoba peruntungan, mekanisme pendaftarannya tak rumit, selama koneksi internet santai dan berkemauan kuat menghadapi portal pemerintah yang kadang “punya mood sendiri”.

Seluruh berkas administrasi diunggah melalui, https://asnkarier.bkn.go.id. Sementara seluruh update, pengumuman, dan jadwal tahap seleksi bisa dipantau di laman.  https://mojokertokab.go.id.

Amat memastikan bahwa proses Selter kali ini dilakukan untuk mengisi tiga kekosongan besar di tubuh Pemkab. “Yang akan segera diisi melalui selter ini di antaranya Kepala Dinas PUPR, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, dan Dinas Pendidikan,” jelasnya.

Dengan membludaknya pendaftar, persaingan diprediksi akan berlangsung sengit. Mojokerto tampaknya akan punya drama birokrasi kecil: siapa yang akhirnya duduk, siapa yang melanjutkan rutinitas lama, dan siapa yang kembali bersiap ke Selter tahun depan (kalau masih cukup umur).

 

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *