Represi Agustus 2025 Bayang-bayang Otoritarianisme Menguat
30 April 2026
Diskusi di Surabaya mengungkap pola represi pasca aksi Agustus 2025, dari penangkapan massal, kekerasan aparat, hingga tekanan serius terhadap kebebasan sipil dan akademik. Hampir setahun setelah gelombang demonstrasi Agustus 2025, perdebatan mengenai respons negara masih bergulir. Sejumlah temuan terbaru dipaparkan dalam diskusi bertema “Kekerasan Militer dan Korban Demonstrasi Agustus, Siapa yang Bertanggung Jawab?” di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Rabu, 29 April 2026. Forum menghadirkan Komisi Pencari Fakta (KPF) dari Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD), perwakilan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya, akademisi, serta keluarga korban. Diskusi berlangsung di tengah meningkatnya kekhawatiran atas menyempitnya ruang sipil. Dalam diskusi, KPF memaparkan data yang menunjukkan…