Klik area gelap atau tekan Esc untuk menutup
Dua mahasiswa Biologi ITS membedah sistem Ambient Air Quality Monitoring Network (AQMN) Surabaya guna memahami tata kelola pemantauan kualitas udara berbasis data ilmiah berkelanjutan. Beroperasi kontinu di lima stasiun pemantauan, sistem AQMN mengolah lima parameter polutan utama menjadi nilai ISPU harian untuk masyarakat. Informasi kualitas udara dipublikasikan setiap sore melalui lima papan digital kota agar masyarakat dapat mengantisipasi risiko kesehatan secara langsung. Hasil pemantauan mencatat parameter dominan dengan nilai ISPU tertinggi sebagai acuan publik sekaligus penanda sumber utama pencemaran. Kajian ini menegaskan bahwa keterbukaan dan konsistensi data kualitas udara merupakan fondasi vital dalam merumuskan kebijakan lingkungan yang efektif. AZMI Latifatul…
Dua mahasiswa Biologi ITS membedah sistem Ambient Air Quality Monitoring Network (AQMN) Surabaya guna memahami tata kelola pemantauan kualitas udara berbasis data ilmiah berkelanjutan. Beroperasi kontinu…