WALHI 45 Tahun: Antara Cinta Lingkungan dan Luka Lama Republik
15 October 2025
Kalau umur manusia, 45 tahun itu masa-masa krisis paruh baya. Kalau umur organisasi, ya waktunya mikir: “Kita ini masih idealis atau udah mulai kompromi sama proyek pemerintah?” Tapi buat WALHI, umur 45 justru makin ngegas. Bukan tambah jinak, malah makin bawel dan cerewet. Dan syukurlah, karena di tengah planet yang makin panas, kita butuh lebih banyak orang cerewet—bukan yang doyan bikin greenwashing di media sosial. Bedanya dengan krisis paruh baya versi manusia, WALHI nggak beli motor gede atau ikut kelas yoga biar kelihatan muda. Mereka justru makin galak ngingetin negara: “Hei, jangan pura-pura hijau kalau masih doyan nambang batu bara.”…