Air Keras dan Bayang Impunitas Negara Kembali
20 March 2026
Serangan terhadap aktivis HAM Andrie Yunus membuka kembali luka lama reformasi: kekerasan negara, impunitas, dan menguatnya peran militer dalam ruang sipil Indonesia hari ini. Malam itu seharusnya sakral. Malam ganjil Ramadan, Jumat, 13 Maret 2026, waktu yang diyakini sebagian umat sebagai Lailatul Qadar. Entah ke mana nurani orang yang menyiram air keras kepada Andrie Yunus (27), aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Padahal, para agamawan kerap berkata, pada malam itu langit lebih dekat ke bumi, doa-doa melayang tanpa sekat, dan ampunan terbuka bagi siapa saja. Walakin yang terjadi di sebuah persimpangan jalan di Jakarta Pusat justru…