WALHI Desak Menteri LH Baru Ubah Arah Kebijakan
29 April 2026
Pergantian Menteri Lingkungan Hidup dinilai tak cukup tanpa koreksi menyeluruh terhadap kebijakan, perizinan, serta penegakan hukum lingkungan yang selama ini lemah dan bermasalah. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menilai pergantian Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan tidak akan membawa perubahan berarti tanpa pergeseran arah kebijakan. Kritik ini disampaikan menyusul pelantikan Jumhur Hidayat pada 27 April 2026. Direktur Eksekutif Nasional WALHI, Boy Even Sembiring, menyebut akar persoalan krisis ekologis terletak pada model pembangunan yang masih bertumpu pada ekonomi ekstraktif, perizinan yang longgar, serta lemahnya pengawasan. “Selama pemerintah mempertahankan pola ini, krisis ekologis akan terus berulang,” kata Boy dalam keterangan…