Banner Bekas untuk Guru Bangsa: Realisme Birokrasi Bernama Pendataan Pemkab Jombang
15 October 2025
JOMBANG - Ada banyak cara negara hadir di tengah rakyatnya. Tapi untuk Yuliana Emawati (41), seorang guru TK asal Dusun Johowinong, Mojoagung, kehadiran negara mungkin masih sebatas dalam bentuk banner bekas. Ya, banner bekas yang menutup lubang di dinding rumahnya—sebuah “bantuan darurat” yang tak datang dari APBN, melainkan dari tumpukan spanduk kampanye yang masa baktinya sudah lewat. Kalimat di banner itu mungkin berbunyi, “Bersama Kita Membangun Desa”. Ironis, karena kini justru tulisan itulah yang menambal lubang kehidupan seorang guru desa. Yuliana bukan pengangguran. Ia bukan warga yang malas bekerja atau menunggu belas kasihan. Ia adalah pendidik anak usia dini—profesi yang…