Surabaya – Ada hari-hari ketika WhatsApp terasa seperti warteg langganan, menunya familier tapi bikin balik lagi. Lalu datang empat menu baru yang tidak heboh di spanduk, namun pelan-pelan mengubah kebiasaan: Live/Motion Photos yang membuat momen pendek benar-benar “bernapas”, pencarian grup lewat teman yang sama agar tidak tersesat di hutan notifikasi, pemindaian dokumen langsung dari aplikasi biar urusan administrasi tidak perlu aplikasi tambahan, dan paket stiker segar sebagai bahasa diplomasi sehari-hari. Kecil di permukaan, signifikan di pemakaian harian.
Di balik itu semua, WhatsApp makin terasa sebagai kanvas momen, bukan sekadar petak tulis “p”, “ok”, dan “otw”. Update memang bergulir bertahap, kadang tidak muncul serentak di semua perangkat dan wilayah. Di sini kita rangkum yang sudah mendarat, plus yang masih di rel uji coba. Siap? Yuk cek satu per satu, sebelum pesan berikutnya tenggelam oleh stiker “OK noted”.

1) Live Photos (iOS) & Motion Photos (Android): foto bergerak lengkap dengan suara
Kini WhatsApp mendukung pengiriman Live Photos di iPhone dan Motion Photos di Android. Artinya, momen pendek yang tadinya “diam” bisa terkirim lengkap dengan gerak dan audio—sempurna untuk tawa setengah detik yang biasanya hilang di foto biasa. Fitur ini dirilis resmi dalam “feature roundup” terbaru WhatsApp.
Kenapa penting: cerita momen jadi lebih utuh. Bukan lagi “tebak suara di balik foto”, tapi benar-benar terdengar.
Catatan: fitur Meta AI yang ikut disebut dalam roundup itu dirilis bertahap dan mungkin belum tersedia di semua wilayah.
2) Paket Stiker Baru: obrolan jadi ekspresif tanpa mengetik panjang
WhatsApp menambahkan paket stiker baru seperti Fearless Bird, School Days, dan Vacation. Tinggal unduh, tempel, selesai—ekspresi tersampaikan tanpa debat. Ini bagian dari update kreatif terbaru yang digulirkan WhatsApp.
Dampaknya: buat grup kantor yang sering “OK noted” tapi tidak noted-noted amat, stiker jadi bahasa diplomasi yang efisien.
3) Cari Grup lewat “Teman yang Sama”
Nama grup kadang terlalu jenaka sampai kita lupa kata kuncinya. Sekarang, cukup ketik nama kontak yang kamu tahu ada di dalam sebuah grup, dan WhatsApp akan menampilkan Groups in common—daftar grup yang sama-sama kalian ikuti. Praktis untuk yang grupnya lebih banyak dari tabungan.
Cara cepat: buka tab Chats → tekan Search → ketik nama teman → lihat bagian Groups in common.
4) Pindai Dokumen di Android, Langsung dari WhatsApp
Pengguna Android kini bisa memindai, crop, menyimpan, dan mengirim dokumen langsung dari WhatsApp—tanpa aplikasi tambahan. Sebelumnya, kemampuan ini sudah hadir lebih dulu di iPhone.
Manfaat nyata: kirim kuitansi, nota servis, atau formulir tanda tangan tidak lagi perlu aplikasi scanner terpisah. Satu tombol, rapi, kirim.

Bonus: Gelombang Berikutnya (Sedang Bergulir / Beta)
Fitur di bawah ini sedang “pemanasan mesin”. Artinya, sudah dirasakan sebagian pengguna, tapi belum parkir rapi di semua akun. Jangan FOMO dulu, anggap saja seperti melihat kereta barang lewat peron: kita tahu muatannya, jadwalnya belum selalu pasti, tapi arahnya jelas.
-
Terjemahan pesan di iOS (±21 bahasa) — obrolan lintas negara bisa lebih cair tanpa ritual salin-tempel ke aplikasi terjemah. Cocok untuk negosiasi cepat dengan supplier luar negeri atau sekadar menyapa keluarga jauh tanpa kamus fisik di meja makan.
-
Status “Question Sticker” (Android Beta) — lempar pertanyaan di Status dan kumpulkan jawaban secara privat. Buat admin komunitas, ini seperti kotak saran mini: dari polling topik mingguan sampai Q&A ringan, semua tanpa meninggalkan ekosistem WA.
-
Username reservation (under development) — persiapan agar klaim nama pengguna lebih tertata saat username dirilis luas. Terhindar dari drama rebutan nama “@toko-kamu” yang ujungnya bikin brand harus pakai akhiran angka acak.

Dampaknya Buat Pengguna Nyata (Bukan Brosur)
Inovasi terasa berarti kalau membantu hidup sehari-hari. Di meja kasir, di grup kantor, di chat keluarga, di DM pelanggan yang masuk jam 11 malam—manfaatnya diuji di situ, bukan di panggung demo.
-
Creator & UMKM: Live/Motion Photos bikin showcase produk lebih “hidup”. Tekstur kain, kilau kaca, atau tawa spontan di belakang layar tersampaikan tanpa perlu edit panjang.
-
Admin komunitas: mencari grup lewat nama teman menghemat “biaya bensin mental”. Tidak perlu berburu kata kunci grup yang judulnya bercanda internal.
-
Orang kantoran: scan dokumen langsung di WA itu satu tombol yang menghemat lima ketukan. Nota, kuitansi, atau form tanda tangan rapi, arsipnya tidak tercecer.
WhatsApp Channel · TitikTerang
TitikTerang hadir di WhatsApp
Dapatkan kilasan berita, analisis pedas, dan cerita ekologis ala TitikTerang langsung di WhatsApp-mu.
Gabung WhatsApp Channel -
Traveler & LDR: kombinasi foto bergerak plus (calon) terjemahan pesan bikin jarak terasa lebih pendek. Tak perlu keluar aplikasi hanya untuk mengerti satu kalimat penting.

Cara Cek & Mengaktifkan (Singkat dan Manusiawi)
Tenang, ini bukan ritual dua belas langkah. Cukup beberapa sentuhan agar fitur yang “katanya sudah ada” betul-betul nongol di layar. Kalau belum terlihat, bisa jadi kamu belum kebagian gelombang—wajar, tinggal ulangi beberapa hari lagi.
-
Update aplikasinya di App Store/Play Store. Versi terbaru itu tiket masuk ke fitur baru.
-
Live/Motion Photos: kirim dari kamera/galeri seperti biasa. Jika file-nya mendukung, WhatsApp otomatis menyertakan gerak + audio.
-
Stiker baru: buka panel stiker → tombol “+” → pilih paket resmi → Download.
-
Cari grup via teman: di tab Chats, ketik nama kontak → lihat bagian Groups in common untuk menemukan “pintu masuk” yang benar.
-
Scan dokumen (Android): dari chat, pilih Lampirkan → Dokumen → Pindai. Atur crop, cek keterbacaan, kirim. Selesai tanpa pindah aplikasi.

WhatsApp, dari “Sekadar Chat” jadi “Kanvas Momen”
WhatsApp memang tidak lagi sekadar tempat “p”, “ok”, dan “otw”. Dengan foto yang bisa bernapas, pencarian grup lewat teman yang sama, dan pemindai dokumen bawaan, aplikasi ini mengurangi friksi kecil yang biasanya makan waktu—jenis hal remeh yang diam-diam bikin kerjaan melambat. Buat UMKM sampai admin komunitas, dampaknya terasa di kasat mata, bukan cuma di changelog.
Gelombang beta yang ikut bergerak, terjemahan pesan, stiker pertanyaan di Status, sampai rencana username, mengisyaratkan arah yang lebih modular dan kontekstual. Tugas kita sederhana, pastikan aplikasi selalu mutakhir, coba satu per satu, ambil yang membantu, tinggalkan yang tidak. Pada akhirnya, tujuan chat bukan memperpanjang percakapan, melainkan memperpendek jarak. Yang lain bonus, yang penting obrolan tetap lancar, kopi tetap hangat.
Pertanyaan Umum tentang Fitur WhatsApp
Kenapa saya belum melihat fitur-fitur ini?
Rilisnya bertahap per wilayah dan versi aplikasi. Pastikan update ke versi terbaru dan coba lagi beberapa hari ke depan.
Live/Motion Photos itu makan kuota banyak?
Ukurannya bisa lebih besar daripada foto statis karena ada gerak + audio. Jika kuota terbatas, pertimbangkan kirim versi foto biasa atau kompresi. (WhatsApp menyediakan kontrol kualitas media HD/Standar di editor media.)
Apakah stiker baru aman?
Paket yang ditawarkan lewat katalog resmi WhatsApp adalah konten terkurasi. Hindari mengunduh dari sumber tidak jelas.
“Groups in common” tidak muncul, kenapa?
Pastikan ketik nama kontak yang memang ada di grup yang kamu cari. Jika baru restore chat, WhatsApp butuh waktu membangun indeks pencarian. Jangan force-close aplikasinya.
Scan dokumen di Android ada di mana?
Di menu Lampirkan pada chat → Dokumen → opsi Pindai lalu crop dan kirim. Di iPhone, kemampuan ini sudah ada sebelumnya.
Terjemahan pesan (21 bahasa) kok belum ada?
Baru digulirkan ke sebagian pengguna iOS; rollout bertahap.
Status “Question Sticker” itu apa?
Stiker interaktif untuk menaruh kotak pertanyaan di Status dan mengumpulkan jawaban secara privat. Saat ini masih untuk sebagian beta tester Android.
Apakah Meta AI pasti ada di semua akun?
Tidak. WhatsApp menyebut fitur-fitur Meta AI dirilis terbatas dan belum tersedia di semua wilayah.