Lewati ke konten

Sepekan Dibuka, Seleksi Eselon II Jombang Masih Sepi: ASN Sibuk “Ngurus Berkas”

| 2 menit baca |Sorotan | 6 dibaca
Oleh: Titik Terang Penulis: Denny Saputra Editor: Supriyadi

JOMBANG — Sepekan setelah dibuka pada 2 Oktober 2025, seleksi terbuka pengisian tiga jabatan eselon II di lingkup Pemkab Jombang masih terbilang sepi. Tidak ada satu pun ASN yang resmi mendaftar.

Tapi jangan salah sangka. Di balik sunyinya daftar peserta, sejumlah ASN ternyata sudah mulai bergerak, tapi bukan dengan cara yang terlihat glamor: mereka sibuk mengurus berkas persyaratan. Dari pengecekan hukuman disiplin hingga pemeriksaan kesehatan, berkas-berkas ini perlu waktu dan kesabaran ekstra sebelum akhirnya bisa diajukan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jombang, Anwar, menjelaskan situasinya dengan gamblang. “Kalau pendaftarnya belum, tapi yang mengurusi sudah banyak. Sudah ada sekitar delapan kalau tidak salah, atau sembilan,” ujarnya, Jumat (10/10/2025).

Menurut Anwar, urusan administrasi untuk mengikuti seleksi eselon II tidak bisa diselesaikan dalam satu atau dua hari. “Kadang berkas sudah lengkap, tapi masih menunggu proses izin dan pemeriksaan,” tambahnya. Proses tersebut mencakup pengecekan disiplin, permohonan izin kepada pejabat pembina kepegawaian (PPK), serta pemeriksaan kesehatan di rumah sakit.

Fenomena ini menunjukkan ada semacam strategi terselubung di kalangan ASN: lebih dulu persiapkan semua dokumen, baru tekan tombol daftar. Strategi yang bijak memang, tapi juga membuat pendaftaran resmi terlihat kosong di awal-awal masa pendaftaran.

#“Wait and See” Jadi Pilihan, Hanya Segelintir ASN yang Aktif

Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, menambahkan bahwa sejumlah ASN mulai menunjukkan minat mengikuti seleksi. Namun, sebagian besar tampak memilih pendekatan “wait and see”. Mereka lebih suka menunggu hingga mendekati injury time sebelum mendaftar secara resmi.

WhatsApp Channel · TitikTerang

TitikTerang hadir di WhatsApp

Dapatkan kilasan berita, analisis pedas, dan cerita ekologis ala TitikTerang langsung di WhatsApp-mu.

Gabung WhatsApp Channel

“Sudah ada beberapa yang mengurus berkas, tapi kebanyakan yang lain mungkin akan daftar jika sudah mendekati injury time,” jelas Agus. Sikap ini lumayan wajar, mengingat seleksi eselon II bukan ajang lomba harian, tapi pertaruhan karier yang cukup penting.

Bagi ASN yang masih ragu, jangan panik. Jadwal resmi pendaftaran dan penerimaan dokumen persyaratan berlangsung 2–16 Oktober 2025, sementara seleksi administrasi berjalan di periode yang sama. Hasilnya bakal diumumkan pada 20 Oktober 2025.

Fenomena ASN Jombang yang lebih memilih mengurus dokumen daripada mendaftar ini memang menarik. Di satu sisi, menunjukkan keseriusan mereka menyiapkan semua persyaratan secara matang. Di sisi lain, buat publik, situasi ini tampak seperti perlombaan yang belum dimulai, padahal semua peserta diam-diam sudah bergerak di belakang layar.

Jadi, jangan heran jika daftar pendaftar resmi terlihat kosong. ASN Jombang hanya sedang memainkan strategi klasik: persiapan matang, baru gas pol saat waktunya tiba. Sepekan pertama memang sepi, tapi bukan berarti persaingan bakal santai. Semua pihak tahu, siapa cepat urus berkas, dia bisa melaju lebih dulu.***

 

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *