Ketika Sungai Kehilangan Martabatnya
21 February 2026
Ketika sungai diperlakukan sekadar saluran limbah, negara kehilangan arah ekologisnya. Krisis air, kesehatan, dan keadilan lingkungan muncul sebagai konsekuensi dari cara pandang pembangunan yang keliru. Ada sesuatu yang salah dalam cara negara memandang sungai. Aliran air itu tidak lagi dilihat sebagai ruang hidup, melainkan sekadar infrastruktur alam yang boleh menanggung beban pembangunan. Sungai menjadi tempat akhir dari limbah domestik, industri, hingga sampah plastic. Hal ini sebuah realitas yang berlangsung perlahan, namun masif. Data pemerintah sendiri menunjukkan gambaran yang mengkhawatirkan. Pemantauan kualitas air oleh Kementerian Lingkungan Hidup menemukan mayoritas sungai Indonesia berada dalam kondisi tercemar. Dari ribuan titik pemantauan, lebih dari…