Klik area gelap atau tekan Esc untuk menutup
Riset mahasiswa magang ECOTON mengungkap kualitas air Sungai Brantas terus memburuk. Sepuluh segmen sungai tercatat melampaui kemampuan asimilasi beban pencemar organik. Limbah rumah tangga dan aktivitas pertanian menjadi penyumbang terbesar beban pencemaran. Sektor industri menambah tekanan lingkungan akibat keterbatasan data dan lemahnya pengawasan. Pemulihan DAS Brantas membutuhkan penanganan limbah dari sumbernya secara terpadu. SUNGAI Brantas tak henti menjadi ruang belajar sekaligus objek kajian mahasiswa magang di Ecological Observation and Wetlands Conservation (ECOTON). Sebanyak 16 mahasiswa dari Universitas Brawijaya, ITS Surabaya, dan Universitas Muhammadiyah Jember mengkaji persoalan kualitas air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas. Salah satu kelompok menyusun kajian bertajuk…
Riset mahasiswa magang ECOTON mengungkap kualitas air Sungai Brantas terus memburuk. Sepuluh segmen sungai tercatat melampaui kemampuan asimilasi beban pencemar organik. Limbah rumah tangga dan aktivitas…