“Mata Luka” di Pelataran Ecoton: Cara Mahasiswa Biologi UINSA Surabaya Memaknai Perpisahan
2 April 2026
Mahasiswa biologi membacakan puisi tragedi Sengkon Karta tanpa panggung, menghadirkan ingatan tentang ketidakadilan yang lama terpendam dalam ruang sunyi sejarah bangsa. Tak ada panggung. Tak ada lampu sorot. Bahkan tak ada batas tegas antara penampil dan penonton. Yang ada hanya kerumunan kecil di sebuah pelataran, Kamis pagi, 2 April 2026. Sebagian berdiri, sebagian duduk di bangku seadanya. Orang-orang datang tanpa ekspektasi akan sebuah pertunjukan. Namun justru di ruang yang nyaris tanpa tata itulah, sesuatu yang tak biasa berlangsung. Lima mahasiswa biologi dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya - Kalista Maharani, Intan Fatima Az-Zahra, Eka Febriana Puji Lestari, M. Zacky…