Lewati ke konten

Prigi Arisandi Resmi Pimpin Perkumpulan Telapak Periode 2026–2030, Ajak Perkuat Gerakan Kolektif

| 3 menit baca |Sorotan | 61 dibaca
Oleh: Titik Terang Penulis: Supriyadi Editor: Supriyadi
  • Prigi Arisandi resmi memimpin Perkumpulan Telapak 2026–2030, mengajak seluruh anggota memperkuat solidaritas menghadapi tantangan perlindungan lingkungan hidup.
  • “Bukan karena orang baik kalah, tetapi karena lawannya pandai menyusun strategi.” Pesan Prigi usai terpilih memimpin Perkumpulan Telapak.
  • Prigi Arisandi mengawali kepemimpinannya di Perkumpulan Telapak dengan seruan memperkuat kerja kolektif demi keadilan lingkungan dan hak masyarakat.

Pegiat lingkungan Prigi Arisandi resmi terpilih sebagai Ketua Perkumpulan Telapak untuk periode 2026–2030. Dalam pidato usai terpilih, ia mengajak seluruh anggota memperkuat semangat kolektif, saling mendukung, dan terus berinovasi dalam memperjuangkan keadilan lingkungan serta hak-hak masyarakat.

Prigi menegaskan bahwa kepengurusan baru tidak dapat bekerja sendiri. Menurutnya, keberhasilan organisasi sangat bergantung pada keterlibatan seluruh anggota dan jejaring yang selama ini menjadi kekuatan Telapak.

“Besok harus lebih baik. Kami juga makhluk biasa, sehingga sangat membutuhkan dukungan dan keterlibatan semua pihak. Mari kita tuangkan ilmu yang kita miliki untuk memperbaiki keadaan, dari kita untuk kita,” ujar Prigi, Ahad, 5 Juli 2026.

Pendiri Ecoton ini juga berharap, kepengurusan baru mampu membangun budaya organisasi yang saling menguatkan. Menurutnya, solidaritas internal menjadi modal penting menghadapi berbagai tantangan yang akan dihadapi selama empat tahun ke depan.

“Kami harus saling meyakinkan, saling menyamankan, dan saling mendukung. Dengan kerja kolektif, kita akan menjadi organisasi yang semakin kuat,” katanya.

Prigi juga mengingatkan agar organisasi tidak terlena dengan berbagai kemudahan. Baginya, tantangan justru menjadi ruang pembelajaran yang membentuk ketangguhan lembaga.

“Saya tidak suka dimudahkan. Saya ingin kita dikuatkan. Kalau terlalu mudah, kita bisa menjadi lemah. Saya berharap kita menjadi organisasi yang kuat dan terus belajar,” ucapnya.

Prigi Arisandi, pendiri Ecoton, telah menekuni gerakan pelestarian sungai sejak menjadi mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Airlangga. Dedikasinya terus menginspirasi perjuangan menjaga lingkungan dan ekosistem perairan. | Dok. Prigi Arisandi

#Pentingnya Perkuat Jaringan

Dalam pidatonya, Prigi menyinggung perjalanan Telapak yang telah menghadapi berbagai tantangan, termasuk masa pandemi COVID-19. Ia mengakui organisasi tidak mungkin dapat memuaskan semua pihak, tetapi tetap berkomitmen memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan lingkungan.

WhatsApp Channel · TitikTerang

TitikTerang hadir di WhatsApp

Dapatkan kilasan berita, analisis pedas, dan cerita ekologis ala TitikTerang langsung di WhatsApp-mu.

Gabung WhatsApp Channel

“Kami bukan organisasi yang sempurna dan tidak bisa memuaskan semua orang. Namun kami akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk bergerak dan menghadirkan inovasi,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun strategi dan memperkuat jaringan untuk menghadapi berbagai persoalan lingkungan. Menurutnya, pihak-pihak yang memiliki kepentingan terhadap eksploitasi sumber daya sering kali memiliki strategi yang kuat, sehingga gerakan masyarakat sipil harus mampu mengimbanginya dengan kolaborasi yang lebih solid.

“Bukan karena orang baik kalah, tetapi sering kali karena pihak yang memiliki kepentingan justru lebih pandai menyusun strategi. Karena itu, semua orang yang memiliki pengalaman dan kepercayaan terhadap kebenaran harus terhubung dan bekerja bersama. Jika tidak terkonsolidasi dengan baik, kita bisa kalah,” katanya.

Mengakhiri pidatonya, Prigi mengajak seluruh anggota menjadikan momentum pergantian kepemimpinan sebagai awal memperkuat gerakan masyarakat sipil yang berpihak pada lingkungan hidup, hak-hak masyarakat adat, serta tata kelola sumber daya alam yang berkeadilan.

Seruan tersebut disambut antusias peserta yang meneriakkan yel-yel, “Kami rakyat!”, sebagai simbol komitmen memperkuat perjuangan bersama selama periode kepengurusan 2026–2030. ***

 

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *