MOJOKERTO – Kawasan wisata yang biasanya ramai dengan senyum turis mendadak berubah menjadi panggung tragedi. Toyota Innova Reborn bernopol L 1920 FB, entah karena tergesa-gesa atau sekadar ingin mencoba gravitasi, terjun ke jurang di jalan Pacet. Dari tujuh orang di dalam mobil, lima berhasil selamat dan kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Sumberglagah, sementara dua lainnya meninggal dunia.
#Kronologi: Dari Jalan Asik ke Jurang Dramatis
Menurut keterangan warga sekitar, mobil itu melaju dari arah Mojokerto menuju Pacet. Tikungan tajam di jalur wisata itu membuat sopir kehilangan kendali. “Mobilnya kayak ditarik magnet ke bawah. Ngerem nggak sempat,” ujar seorang saksi mata sambil mengusap keringat.
Begitu mobil jatuh ke jurang, warga dan aparat segera melakukan evakuasi. Tim SAR bekerja keras mengevakuasi korban, sementara keluarga hanya bisa menunggu di atas, doa dan air mata bercampur menjadi satu. Kejadian ini seperti sinetron tanpa jeda iklan: tiba-tiba, mendebarkan, dan meninggalkan duka.
#Korban: Lima Selamat, Dua Meninggal
Dari tujuh penumpang, lima berhasil selamat meski harus menjalani perawatan intensif di RS Sumberglagah. Kondisi mereka dikabarkan stabil, namun tetap membutuhkan pengawasan medis. Dua korban lainnya meninggal dunia, meninggalkan lubang kesedihan yang dalam bagi keluarga dan warga sekitar.
Kepala Seksi Pelayanan Medis (Kasi Yanmed) Rumah Sakit Sumberglagah, dr. Praviko Rahmadho, menjelaskan, “Seluruh korban telah berhasil diidentifikasi. Ketujuhnya merupakan wisatawan asal Kota Surabaya yang melakukan perjalanan dari Kota Batu hendak kembali ke Kota Surabaya.”
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kecelakaan bisa menimpa siapa saja, kapan saja, bahkan di jalur yang tampak santai dan indah. Cantik untuk difoto, tapi tikungan-tikungan di Pacet bukan main-main. “Setiap lekukan jalan adalah ujian fisika praktikum yang bisa berubah menjadi tragedi nyata dalam hitungan detik,” kata seorang warga yang menyaksikan evakuasi.
WhatsApp Channel · TitikTerang
Dapatkan kilasan berita, analisis pedas, dan cerita ekologis ala TitikTerang langsung di WhatsApp-mu. TitikTerang hadir di WhatsApp
#Pelajaran dari Jurang: Cantik Bukan Berarti Aman
Warga sekitar mengaku sering memperingatkan pengendara agar hati-hati, tapi jalan wisata tetap menarik bagi mereka yang ingin uji nyali. “Jalan ini memang cantik, tapi jangan salah langkah. Tikungannya nggak main-main,” kata seorang warga yang hafal setiap lekukan jurang seperti hafal pantun lama.
Bagi aparat, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan. Bagi pembaca, ini pengingat bahwa keindahan pemandangan tidak boleh menutupi kewaspadaan. Jurang di Pacet tidak pandang bulu—bisa menelan siapa saja yang lengah, dan tidak ada “retry” seperti di video game.
Catatan dari Warung Kopi: Keindahan memang memikat, tapi keselamatan lebih berharga dari foto Instagram atau sekadar pamer kecepatan. Pacet boleh memesona, tapi jangan sampai cantik di mata orang lain tapi mematikan bagi diri sendiri.***