- Penasaran kegokilan Kali Surabaya Fest 2026? Yuk, kepoin aja anak SMA dan MA bela hak-hak sungai!
- Sungai punya hak hukum buat hidup bersih? Pelototin liputan seru Kali Surabaya Fest 2026!
- Dari main detektif sampai nobar, begini cara siswa suarakan kepedulian terhadap Kali Surabaya!
- Kepo apa kata pelajar soal sungai dan plastik? Cek selengkapnya di artikel ini!
- Nggak cuma benda mati, sungai juga punya hak! Intip keseruan aksi pelajar di sini!

Penulis: Ayu Nabilla, doski kelas 11 TKI 1 SMK Negeri 1 Cerme, Gresik. Demi menuntaskan kewajiban magang, doski rela tinggal di mess Ecoton dari 29 Juni sampai 31 Oktober 2026. Mau gimana lagi, namanya juga tuntutan ngais pengetahuan! Kalau lagi ada acara, doski selalu dipercaya tampil di depan umum sebagai MC. Tapi kalau acara udah kelar, ia bakal balik lagi mendekam di lab buat kepo-kepoin sampel lingkungan yang masih basah dan penuh rahasia.
SUASANA Kali Surabaya Fest 2026, kali ini bener-bener beda dan bikin mikir! Acara ini digelar bukan cuma buat seru-seruan aja pada Selasa (22/9/2026). Tapi juga membawa pesan penting ke seluruh masyakarat: sungai itu punya hak untuk hidup, bebas dari racun, dan dijaga kelestariannya!
Mungkin banyak yang mikir sungai itu cuma “saluran air” atau wadah eksploitasi semata. Padahal di berbagai belahan dunia, sungai udah mulai diakui sebagai subjek hukum yang punya hak resmi—berhak mengalir bebas, bebas pencemaran, dan punya ekosistem yang sehat. Mindset kita emang udah saatnya geser: dari yang cuma tahu “pake” sungai, jadi yang aktif merawat sungai!
Yuk, dengerin apa kata temen-temen SMA/MA yang ikut bersuara di acara ini:

#Voice of Siswa: Apa Kata Temen-Temen Kita?
Aprilia Ayu Widyana (SMA Negeri 1 Wringinanom) “Kondisi sungai saat ini masih banyak yang terabaikan, sampah, limbah, penyempitan aliran, serta pengrusakan tepian sungai terus terjadi. Tantangan terbesar bukan cuma membersihkan sampah, tapi mengubah pola pikir: berhenti membuang, mulai menjaga, dan menuntut perlindungan hukum yang tegas terhadap sungai.”
Muhammad Sabana Hamid (Kelas 11 MA Raden Paku) “Keterlibatan masyarakat itu kunci utama! Bukan cuma urusan pemerintah atau organisasi, tapi setiap warga yang tinggal di sekitar sungai harus merasa memiliki dan bertanggung jawab. Harapan ke depan, hak sungai diakui secara hukum di Indonesia, pengelolaannya berkelanjutan, dan Kali Surabaya kembali bersih, hidup, serta bermanfaat buat semua makhluk.”
WhatsApp Channel · TitikTerang
TitikTerang hadir di WhatsApp
Dapatkan kilasan berita, analisis pedas, dan cerita ekologis ala TitikTerang langsung di WhatsApp-mu.
Gabung WhatsApp ChannelQuinnsha C.A.Y (SMA Negeri 1 Tarik Sidoarjo) “Pendidikan sejak dini itu penting banget biar generasi muda paham kalau sungai bukan tempat buangan sampah, tapi sumber kehidupan, warisan budaya, dan aset masa depan kita.”

#Dari Kampanye Hak Sungai Sampai Nonton Bareng
Kali Surabaya Fest ini bener-bener dapet banget movement-nya. Ini bukan cuma sebatas selebrasi, tapi seruan aksi nyata buat kita semua—mulai dari pelajar kayak kita sampai ke pembuat kebijakan.
Biar makin clear pemahamannya, setelah sukses ngadain kampanye besar “Right of Rivers — Hak-Hak Sungai”, seluruh staf dan anak-magang ECOTON menutup rangkaian kegiatan dengan nonton bareng film film dokumenter Plastic Detox!
Dari nonton bareng ini, kita makin disadarkan kalau perjuangan membela hak-hak sungai itu erat banget kaitannya sama perang melawan sampah plastik. Makin mantap deh tekad anak muda buat terus bergerak demi lingkungan yang bersih dan lestari! ***

Catatan Redaksi: Artikel ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Ecological Observation and Wetlands Conservation (ECOTON) dan PT Petrokimia Gresik (Persero) melalui Program Petro Tirta.