- PT Capella Multidana dan YGPS menanam 1.000 mangrove di Pesisir Sei Tuan, Deli Serdang, sebagai langkah menjaga ekosistem pesisir dan ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan.
- 2. Seribu bibit mangrove ditanam di Pesisir Sei Tuan. Kolaborasi CMD Finance dan YGPS menjadi ikhtiar memulihkan ekosistem sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
- 3. Menanam mangrove bukan sekadar menancapkan bibit. CMD Finance dan YGPS mendorong pemulihan pesisir Sei Tuan melalui aksi lingkungan yang berkelanjutan dan melibatkan masyarakat secara langsung.
- 4. Di tengah ancaman abrasi, 1.000 mangrove ditanam di Sei Tuan, Deli Serdang. Aksi CMD Finance dan YGPS diarahkan menjaga pesisir serta menopang perikanan secara berkelanjutan.
- 5. Keberhasilan penanaman mangrove tak berhenti pada jumlah bibit. CMD Finance dan YGPS menekankan perawatan, pemantauan, edukasi, serta manfaat jangka panjang bagi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
PT Capella Multidana (CMD Finance) bersama Yayasan Gerakan Peduli Sungai (YGPS) menggelar aksi penanaman 1.000 bibit mangrove di kawasan Pesisir Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan pesisir sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan dan ketahanan ekonomi masyarakat lokal.
Mengusung tema “Penanaman 1000 Mangrove untuk Kelestarian Ekosistem dan Ketahanan Ekonomi Pesisir”, aksi ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara dunia usaha dan organisasi peduli lingkungan dalam mendorong kesadaran terhadap keberlanjutan ekosistem pesisir.

Realisasi Keuangan Berkelanjutan
People Development Staff CMD Finance, Viona, menjelaskan bahwa penanaman mangrove ini merupakan bagian dari realisasi program Aksi Keuangan Berkelanjutan (AKB) perusahaan, khususnya pada aspek lingkungan (Environmental).
“Melalui penanaman 1.000 mangrove ini, PT Capella Multidana berupaya meningkatkan kontribusi dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Viona dalam rilis yang dikutip, Kamis (22/10/2026).
Ia menambahkan, ekosistem mangrove memiliki peran mendasar dalam meredam ancaman abrasi pesisir, menjaga habitat biota laut, serta menyerap karbon. Selain itu, kondisi mangrove yang lestari berdampak langsung pada keberlanjutan sumber daya perikanan dan mata pencaharian masyarakat di sekitarnya.
“Kondisi mangrove yang lestari akan berdampak pada lingkungan, terutama perikanan akan berkelanjutan sebagai mata pencaharian masyarakat sekitar, “ ucap Viona.
WhatsApp Channel · TitikTerang
Dapatkan kilasan berita, analisis pedas, dan cerita ekologis ala TitikTerang langsung di WhatsApp-mu. TitikTerang hadir di WhatsApp

Sinergi dan Komitmen Pemeliharaan Jangka Panjang
Pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Yayasan Gerakan Peduli Sungai, Luthfi Hakim Fauzie, menyampaikan bahwa kolaborasi ini lahir dari kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan. Menurutnya, pemulihan kawasan pesisir membutuhkan sinergi yang erat antara sektor swasta, komunitas lingkungan, dan masyarakat setempat.
“Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi membangun kepedulian dan tanggung jawab bersama untuk menjaga lingkungan. Keberhasilan penanaman mangrove tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga dari bagaimana mangrove tersebut dirawat dan tumbuh hingga memberikan manfaat jangka panjang,” tegas Luthfi.
Luthfi menggarisbawahi bahwa pemeliharaan, pemantauan pertumbuhan bibit secara berkala, serta edukasi lingkungan kepada masyarakat menjadi kunci utama keberlanjutan program ini. “Dengan pengelolaan yang tepat, ekosistem mangrove yang sehat berpotensi menggerakkan roda ekonomi masyarakat pesisir tanpa mengabaikan aspek kelestarian alam, “ sambung Luthfi.
Melalui sinergi ini, PT Capella Multidana dan YGPS berharap dapat menginspirasi lebih banyak pelaku usaha dan masyarakat luas, turut serta menjaga ekosistem pesisir demi mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.***