Lewati ke konten

KKN UTM Desa Tanjung: Angkat Potensi Kopi Mangrove dan Bantu Buatkan Ikon Desa

| 4 menit baca |Opini dan Cerita Mahasiswa | 12 dibaca
Oleh: Titik Terang Editor: Supriyadi
  • Mahasiswa UTM mempromosikan Kopi Mangrove Rhizophora melalui pemasaran digital untuk memperluas pasar produk Desa Tanjung unggulan.
  • Ikon “I ❤️ Tanjung” dibangun menggunakan 333 botol plastik bekas sebagai identitas desa ramah lingkungan berkelanjutan bersama.
  • Pendampingan Shopee membantu UMKM Desa Tanjung memulai pemasaran digital dengan jangkauan konsumen semakin luas nasional.
  • Kolaborasi mahasiswa, pemerintah desa, UMKM, dan masyarakat memperkuat pemberdayaan berbasis digital sekaligus menjaga kelestarian lingkungan setempat.
  • Program KKN menghadirkan inovasi promosi, edukasi sampah plastik, serta penguatan hubungan sosial bersama masyarakat Desa Tanjung.

 

Mahasiswa Pengabdian Masyarakat Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Kelompok 45 memperkuat branding Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep. Branding melalui promosi digital Kopi Mangrove Rhizophora dan pembangunan ikon desa berbahan 333 botol plastik.

Program membawa tema Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Digital untuk Mewujudkan Lingkungan Berkelanjutan itu, menggabungkan pengembangan ekonomi lokal dengan kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan yang mulai sejak 29 Juni 2026 dengan melibatkan Pemerintah Desa Tanjung, pelaku UMKM, serta masyarakat itu. Bagi para mahasiswa menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi desa melalui pendekatan digital yang mudah diterapkan masyarakat.

Produk unggulan yang menjadi fokus pendampingan adalah Kopi Mangrove Rhizophora. Minuman khas itu diolah dari buah mangrove jenis Rhizophora yang dipadukan dengan rempah-rempah, termasuk jahe merah, sehingga memiliki cita rasa khas sekaligus nilai ekonomi.

Mahasiswa menilai produk bisa memiliki peluang dan berkembang. Apabila dipasarkan lebih luas. Karena itu, penguatan promosi digital dipilih sebagai langkah awal meningkatkan daya saing UMKM desa.

Ikon I ❤️ Tanjung dari botol plastik bekas memperkuat identitas desa sekaligus mengampanyekan kepedulian lingkungan. | Foto: Dok. KKN

#Pendampingan Digital Buka Peluang Pasar Lebih Luas

Pendampingan yang lakukan melalui pembuatan desain poster, video promosi, serta pembukaan toko pada platform Shopee. Mahasiswa mengenalkan strategi pemasaran digital. Gunanya  agar pelaku UMKM mampu memanfaatkan teknologi, sekaligus memperluas jangkauan penjualan.

Pemilik UMKM Kopi Mangrove, Nini, mengaku memperoleh pengalaman baru selama proses pendampingan berlangsung. “Saya belajar pemasaran digital bersama mahasiswa,” ujar Nini dalam rilis yang diterima TitikTerang, Rabu, 15 Juli 2026.

Hasil pendampingan membuat produk Kopi Mangrove mulai dipasarkan melalui platform digital. Langkah ini diharapkan membuka akses pasar lebih luas, sekaligus meningkatkan nilai jual produk unggulan Desa Tanjung.

Ketua Kelompok KKN 45, Fakhry, mengatakan seluruh program dirancang agar memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. “Kami berharap program ini mendukung perkembangan Desa Tanjung,” katanya.

WhatsApp Channel · TitikTerang

TitikTerang hadir di WhatsApp

Dapatkan kilasan berita, analisis pedas, dan cerita ekologis ala TitikTerang langsung di WhatsApp-mu.

Gabung WhatsApp Channel

Ia berharap masyarakat terus melanjutkan berbagai program yang telah diperkenalkan mahasiswa. “Sinergi antara warga dan pemerintah des aini, menjadi kunci keberlanjutan hasil pengabdian, “ ucapnya.

 

Nini menunjukkan Kopi Mangrove Rhizophora yang kini dipasarkan melalui platform digital hasil pendampingan mahasiswa KKN UTM. | Foto: Dok. KKN

#Ikon Ramah Lingkungan Perkuat Identitas Desa

Selain mendampingi UMKM, mahasiswa membangun ikon bertuliskan “I ❤️ Tanjung” sebagai identitas visual desa. Ikon dibuat menggunakan sekitar 333 botol plastik bekas yang dikumpulkan dari lingkungan sekitar.

Pemanfaatan limbah plastik dipilih sebagai bentuk edukasi mengenai pengelolaan sampah sekaligus menunjukkan bahwa material bekas dapat dimanfaatkan kembali menjadi karya bernilai. Ikon itu juga diharapkan menjadi daya tarik baru bagi masyarakat maupun pengunjung.

Kepala Desa Tanjung, Peni, mengapresiasi seluruh rangkaian kegiatan mahasiswa selama menjalankan KKN. “Semoga masyarakat semakin inovatif dan kreatif,” pesannya.

Selama masa pengabdian, mahasiswa juga melaksanakan kegiatan sosial melalui silaturahmi ke rumah-rumah warga. Aktivitas tersebut mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi dalam membangun Desa Tanjung.

Rangkaian program tersebut menunjukkan bahwa pengembangan desa tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik. Pendampingan digital, penguatan UMKM, pemanfaatan limbah plastik, dan kedekatan dengan masyarakat menjadi fondasi pemberdayaan yang diharapkan tetap berlanjut setelah mahasiswa menyelesaikan masa KKN.***

Daftar Mahasiswa KKN Kelompok 45 Universitas Trunojoyo Madura (UTM)
Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura

  1. Bayu Nugraha Al Gani – Program Studi Ilmu Hukum, Semester 10.
  2. Muhammad Fakhry Fardan – Program Studi Ilmu Komunikasi, Semester 6.
  3. Nadila Febriyanti – Program Studi Akuntansi, Semester 6.
  4. Nagita Brenda Silvia – Program Studi Sistem Informasi, Semester 6.
  5. Aida Zaskiyanti – Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Semester 6.
  6. Shesilia Manda Listiani – Program Studi Psikologi, Semester 6.
  7. Egi Kurnia Putra – Program Studi Sosiologi, Semester 6.
  8. Andien Fitriyani – Program Studi Sosiologi, Semester 6.
  9. Hilyana Ainur Rifka – Program Studi Sastra Inggris, Semester 6.
  10. Iqbal Ramadhoni – Program Studi Teknik Mekatronika, Semester 6.
  11. Akbar Aditia Susanto – Program Studi Agribisnis, Semester 6.
  12. Moh. Khoirul Izim – Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Semester 6.
  13. Dandi Bungsu Sitanggang – Program Studi Teknik Mekatronika, Semester 10.
  14. Putri Wahyu Fitria – Program Studi Agribisnis, Semester 6.
  15. Ita Valentin Khatul Mina – Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Semester 6.

 

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *