- Delapan siswa kelas VI SD Muhammadiyah 1 Wringinanom bersama ECOTON menebar 25 ribu benih ikan endemik Kali Surabaya menggunakan perahu di Taman Suaka Ikan untuk mengenalkan keanekaragaman hayati dan ekosistem perairan sejak dini.
- Kepala sekolah Miftahul Musdalifah menyatakan kegiatan edukasi ini dirancang berkesinambungan hingga jenjang SMP Muhammadiyah 16 Wringinanom agar para siswa dapat terus terlibat dalam pelestarian lingkungan sungai.
- Siswa kelas VI Muhammad Nafkan mengaku antusias mengikuti susur sungai dan pengenalan biota air, serta berharap program konservasi bersama ECOTON terus berlanjut saat dirinya menempuh pendidikan tingkat menengah.
DELAPAN siswa kelas VI SD Muhammadiyah 1 Wringinanom, Gresik, mengikuti edukasi lingkungan dan penebaran ikan (restocking) di Taman Suaka Ikan bersama Ecological Observation and Wetlands Conservation (ECOTON). Dalam kegiatan, para siswa diajak mengenal keanekaragaman ikan lokal sekaligus belajar menjaga ekosistem sungai.
Kegiatan penebaran ikan dilakukan dengan menggunakan perahu. Para siswa diajak menuju bagian tengah sungai. Mereka melepas berbagai jenis ikan lokal endemik Kali Surabaya. Jumlah ikan yang ditebar sebanyak 25 ribu ekor.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Wringinanom, Miftakhul Muzdalifah, S.Pd, mengatakan para siswa sangat senang dengan kegiatan ini. Mereka menunjukkan antusiasme yang cukup tinggi dalam rangkaian kegiatan.
“Anak-anak suka. Kegiatan seperti ini jarang-jarang. Alhamdulillah sekarang bisa mengikuti kegiatan seperti ini lagi,” ungkap Muzdalifah saat dihubungi, Jumat (6/11/2026).
Ia juga menjelaskan, delapan siswa yang mengikuti kegiatan ini, merupakan siswa kelas VI. Mereka dipilih, karena sebentar lagi memasuki SMP dan telah mendaftar di SMP Muhammadiyah 16 Wringinanom.
Muzdalifah berharap kegiatan edukasi lingkungan ini, dapat berlanjut ketika para siswa memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Pihak sekolah juga berencana membangun kesinambungan kerja sama dengan ECOTON, melalui kegiatan-kegiatan edukasi lingkungan di tingkat SMP.

“Anak-anak ini sudah mendaftar ke SMP. Insyaallah nanti kami akan bekerja sama dengan ECOTON, supaya ada kesinambungan. Di SMP nanti mereka juga bisa diajak mengikuti kegiatan seperti ini,” katanya.
“Saya senang sekali. Ini merupakan kegiatan menarik, dan bisa menambah pengetahuan tentang sungai. Saya yang semula tidak mengenal jenis ikan di Kali Surabaya, bisa mengenalnya. Bahkan nama sungai Kali Surabaya ini, sejak ikut kegiatan bersama Ecoton, saya jadi tahu.”
Kenalkan Ragam Ikan

Sejumlah jenis ikan yang diperkenalkan kepada peserta di antaranya ikan jendil (Pangasius nemurus), yang merupakan jenis ikan paling banyak ditemukan dalam sensus terakhir. Selain itu, terdapat bader merah (Barbonymus balleroides) atau bader abang, bader putih (Barbonymus gonionotus), rengkik (Hemibagrus nemurus) atau baung, palung, nilem atau montho (Osteochilus hasseltii), muraganting, gabus (Channa striata), keting (Hemibagrus planiceps), dan sili (Macrognathus aculeatus).
WhatsApp Channel · TitikTerang
TitikTerang hadir di WhatsApp
Dapatkan kilasan berita, analisis pedas, dan cerita ekologis ala TitikTerang langsung di WhatsApp-mu.
Gabung WhatsApp ChannelPenebaran berbagai jenis ikan lokal itu, menjadi salah satu upaya memperkaya kembali keanekaragaman hayati Kali Surabaya, mengenalkan pentingnya keberadaan ikan lokal kepada generasi muda.
Selain mengikuti kegiatan restocking, para siswa juga diajak berkeliling kawasan Taman Suaka Ikan, melihat kolam-kolam budi daya melalui Program Petro Tirta yang digagas Ecoton. Mereka mendapatkan kesempatan mengenal proses pemeliharaan ikan, serta fungsi kawasan konservasi dalam menjaga keberlangsungan kehidupan biota perairan.
Tidak hanya itu, saat menyusuri sungai menggunakan perahu, siswa juga diajak mengamati dan mengambil tumbuhan air, yang tumbuh di sekitar aliran sungai. Aktivitas tersebut memberikan pengalaman belajar secara langsung mengenai kondisi ekosistem sungai.

Salah satu peserta, Muhammad Nafkan, siswa kelas VI, mengaku senang mengikuti kegiatan susur sungai ini. Baginya, kegiatan ini menjadi pengalaman menarik, karena bisa belajar lingkungan secara langsung, sekaligus mengikuti penebaran ikan bersama teman-temannya.
“Saya senang sekali. Ini merupakan kegiatan menarik, dan bisa menambah pengetahuan tentang sungai. Saya yang semula tidak mengenal jenis ikan di Kali Surabaya, bisa mengenalnya. Bahkan nama sungai Kali Surabaya ini, sejak ikut kegiatan bersama Ecoton, saya jadi tahu, “ kata Nafkan.
Melalui kegiatan ini, Nafkan juga berharap, tidak berhenti menebarkan ikan saja. Ia pun sangat ingin selalu dilakukan. Apalagi, sekarang dia akan menamatkan dari SD Muhammadiyah 1 Wringinanom.
“Saya berharap juga, saat nanti sudah masuk SMP Muhammadiyah (16), saya bisa belajar lagi di Ecoton, mengenal sungai dan berbagai jenis biota di sungai ini, “ ujar Nafkan.***