Lewati ke konten

Gerakan Indonesia Asri di Kenjeran Surabaya, Satgas Sungai Lestari Serukan Sungai Bersih

| 4 menit baca |Kali Tebu | 16 dibaca
Oleh: Titik Terang Penulis: Supriyadi Editor: Marga Bagus
  • Aksi Bersih Lingkungan: Satgas Sungai Lestari (warga bantaran Kali Tebu) berpartisipasi aktif dalam aksi korve (kerja bakti) Gerakan Indonesia Asri di Taman Surabaya, Kenjeran, hasil kolaborasi dengan DLH Kota Surabaya.
  • Apresiasi DLH Surabaya: Kepala DLH Kota Surabaya, M. Fikser, mengapresiasi dan mendukung konsistensi Satgas Sungai Lestari dalam mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.
  • Mimpi Wisata Kali Tebu: Ketua Satgas, Ayu Siswanto, menegaskan komitmen tim untuk mengampanyekan sungai bersih dengan cita-cita mengubah Kali Tebu menjadi kawasan wisata yang bermanfaat bagi warga.
  • Pelibatan Masyarakat: Waste Prevention Manager Program Mozaik Ecoton, Tonis Afrianto, menekankan pentingnya pembentukan komunitas/satgas lokal untuk mendorong Surabaya menjadi pionir pelestarian sungai.
  • Harapan Pengakuan Formal: Ecoton berharap Pemkot Surabaya merawat dan mengadopsi Satgas Sungai Lestari secara resmi, baik melalui penerbitan SK maupun dukungan insentif bagi para relawan.

KIPRAH Satuan Tugas (Satgas) Sungai Lestari yang digagas melalui program Mozaik bentukan Ecoton, mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Tim yang beranggotakan warga di sepanjang bantaran Kali Tebu ini, menerima sambutan hangat dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, M. Fikser, saat menghadiri kegiatan Gerakan Indonesia Asri di Taman Surabaya, Kenjeran, Kamis (29/10/206).

Dalam kegiatan tersebut, para anggota Satgas Sungai Lestari berpartisipasi aktif dalam aksi korve atau kerja bakti bersih-bersih lingkungan di kawasan Kenjeran yang diselenggarakan atas kolaborasi bersama DLH Kota Surabaya.

Anggota Satgas Sungai Lestari yang terdiri dari warga di sepanjang Kali Tebu, Surabaya, melakukan aksi bersih-bersih di kawasan pesisir Kenjeran. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya warga menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sungai yang selama ini menghadapi persoalan sampah dan pencemaran. | Foto: M. Iffan

Kepala DLH Kota Surabaya, M. Fikser, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kontribusi langsung Satgas Sungai Lestari dalam aksi menjaga kebersihan lingkungan kota.

“Saya merasa bangga dan senang melihat Satgas Sungai Lestari dapat berkontribusi langsung dalam kegiatan ini. Saya berharap Satgas ini bisa konsisten mengedukasi masyarakat supaya tetap menjaga sungai dan tidak membuang sampah ke mana-mana atau sembarangan tempat,” ujar Fikser kepada para Satgas.

BACA JUGA:  Gagasan River Rights Mahasiswa UB: Jawaban atas Darurat Pencemaran Sungai di Indonesia

Terus Ciptakan Komitmen

Ketua Satgas Sungai Lestari Kali Tebu, Ayu Siswanti, menunjukkan pakaian yang ditemukan saat kegiatan bersih-bersih dalam Gerakan Indonesia Asri di kawasan Kenjeran, Surabaya, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan dan sungai. | Foto: M. Iffan

Apresiasi dari pihak Pemkot Surabaya ini sejatinya telah ditunjukkan sejak awal pembentukan Satgas Sungai Lestari, di mana M. Fikser sempat hadir dan memberikan sambutan dalam workshop pembentukan tim di Hotel Garden Palace Surabaya.

Ketua Satgas Sungai Lestari, Ayu Siswanto, menegaskan komitmen timnya untuk terus menggemakan gerakan kampanye sungai bersih, khususnya di area Kali Tebu.

“Kami berkomitmen untuk terus mengampanyekan gerakan sungai bersih, salah satunya di Kali Tebu. Mimpinya, Kali Tebu bisa diwujudkan menjadi kawasan wisata yang bersih dan membawa manfaat bagi masyarakat luas,” ungkap Ayu.

WhatsApp Channel · TitikTerang

TitikTerang hadir di WhatsApp

Dapatkan kilasan berita, analisis pedas, dan cerita ekologis ala TitikTerang langsung di WhatsApp-mu.

Gabung WhatsApp Channel

Ia juga menambahkan bahwa momen ini menjadi kesempatan untuk mengenalkan Satgas Sungai Lestari yang siap bersinergi dengan pemerintah maupun komunitas lain dalam upaya penyelamatan sungai.

“Kami berkomitmen untuk terus mengampanyekan gerakan sungai bersih, salah satunya di Kali Tebu. Mimpinya, Kali Tebu bisa diwujudkan menjadi kawasan wisata yang bersih dan membawa manfaat bagi masyarakat luas.”

Sementara itu, Tonis Afrianto selaku Waste Prevention Manager Program Mozaik Ecoton, menilai pelibatan aktif masyarakat di tingkat tapak merupakan langkah krusial dalam menjaga ekosistem sungai.

Anggota Satgas Sungai Lestari, Sahrul Ramadan, mengenakan sarung tangan sebelum mengikuti aksi bersih-bersih dalam Gerakan Indonesia Asri di kawasan Kenjeran, Surabaya, Kamis (29/10/2026). Keterlibatan Satgas menjadi bagian dari upaya mendorong peran aktif warga dalam menjaga kebersihan sungai dan lingkungan. | Foto: M. Iffan

“Melibatkan masyarakat secara aktif melalui pembentukan komunitas seperti Satgas ini adalah langkah penting. Ini bukan kali pertama Ecoton membentuk tim serupa, sebab di sepanjang Sungai Brantas sudah ada puluhan satgas yang kami fasilitasi. Surabaya harus mampu menjadi pionir dalam gerakan menjaga kelestarian sungai,” tegas Tonis.

Meski inisiasi awal berasal dari Ecoton melalui program Mozaik, diharapkan Pemkot Surabaya melalui DLH ke depannya dapat terus merawat dan mengadopsi keberadaan Satgas Sungai Lestari ini secara formal.

BACA JUGA:  Fangsheng Berbasis Ilmu di Mangrove Gunung Anyar, Kolaborasi YBA dan Ecoton Menjaga Ekosistem Pesisir Surabaya Secara Berkelanjutan

“Baik dalam bentuk penerbitan Surat Keputusan (SK) maupun dukungan insentif, (apalah nantinya) bagi para relawan sungai, “ tandas Tonis.***

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *