- Kali Surabaya menopang jutaan warga, tapi tercemar limbah. Intip tulisan Aulia dan Alefia!
- Simak ulasan kritis pelajar Sidoarjo dan Gresik soal kelestarian Kali Surabaya di sini!
- Intip aksi nyata gotong royong warga bersama Ecoton demi menyelamatkan ekosistem Kali Surabaya!
- Berapa persen air Kali Surabaya tercemar? Baca analisis dan solusi dari generasi muda!
- Mari pelajari pentingnya menjaga Kali Surabaya lewat tulisan inspiratif karya Aulia dan Alefia!
KALI Surabaya emang nggak pernah berhenti ngalir, begitu juga cerita dan perjuangan di sepanjang bantarannya. Sungai yang membentang dari Mlirip hingga Surabaya ini bukan aliran air saja yang kita lihat. Tapi tumpuan hidup jutaan warga serta ekosistem yang ada di dalamnya. Sayangnya, fakta di lapangan menunjukkan kalau ancaman pencemaran dari limbah rumah tangga dan industri masih jadi PR besar yang harus kita selesaikan bareng-bareng.
Lewat tulisan dari Aulia Ramadhani (X-1 SMAN 1 Tarik) dan Alefia Renata S. (X MA Raden Paku), kita diajak buat melihat kondisi Kali Surabaya secara lebih dekat. Mulai dari data kritikal soal kualitas air hingga aksi nyata gotong royong warga bareng Ecoton, saat pelaksanaan Kali Surabaya Festival di Taman Suaka Ikan pada 21-25 September 2026.
Yuk, simak ulasan inspiratif dari mereka berdua yang ngingetin kita pentingnya menjaga sumber kehidupan ini demi masa depan![]

Aulia Ramadhani
Kelas: X-1 | SMAN 1 Tarik Sidoarjo
#Menjaga Kali Surabaya: Sumber Air Utama yang Butuh Kepedulian Kita
KALIAN tahu nggak sih, Kali Surabaya itu sebenarnya bagian penting dari sistem DAS Brantas yang punya peran super vital buat kehidupan masyarakat di Jawa Timur? Fyi aja nih, Sungai Brantas sendiri panjangnya sampai 320 km! Nah, Kali Surabaya ini jadi salah satu sumber air utama yang ngisi kebutuhan harian warga, terutama buat yang tinggal di daerah Surabaya dan sekitarnya.
Sungai ini dimanfaatkan sama banyak orang dan pengelolaannya juga ngelibatain pemerintah beserta berbagai pihak peduli lingkungan. Tapi ya, kita sebagai masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai juga punya peran yang nggak kalah penting buat jaga kebersihan dan kelestariannya.
Sebenarnya, Kali Surabaya itu udah dimanfaatin dari zaman dulu banget dan fungsinya tetap krusial sampai sekarang. Makanya, aksi bersih-bersih sungai sama pemantauan kualitas air rutin terus dilakukan secara berkala demi menjaga kondisi airnya biar tetap aman.
Kalau dari lokasinya, Kali Surabaya ini ada di Jawa Timur dan mengalir melewati kawasan Surabaya serta area di sekitarnya sebagai bagian dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas.
Kenapa sih sungai ini penting banget? Ya jelas karena airnya kita pakai terus buat kebutuhan sehari-hari. Tapi sayangnya, sungai tercinta kita ini masih harus ngadapi masalah serius, yaitu pencemaran air.
Berdasarkan data dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2025 lalu, sekitar 87% mutu air Kali Surabaya ternyata masuk kategori tercemar ringan. Usut punya usut, biang kerok penurunan kualitas air ini 60%-nya berasal dari limbah domestik rumah tangga dan 40%-nya lagi dari limbah industri.
Biar kondisi Kali Surabaya nggak makin parah, kita bisa mulai dari langkah-langkah nyata. Contoh simpelnya kaya nggak buang sampah sembarangan ke sungai, ngolah limbah dulu sebelum dibuang, aktif ikutan gerakan bersih sungai, dan makin aware sama isu lingkungan. Selain itu, pengawasan ketat terhadap limbah pabrik industri juga wajib banget ditingkatkan biar pencemaran bisa makin berkurang.
WhatsApp Channel · TitikTerang
TitikTerang hadir di WhatsApp
Dapatkan kilasan berita, analisis pedas, dan cerita ekologis ala TitikTerang langsung di WhatsApp-mu.
Gabung WhatsApp ChannelYuk, sebagai generasi muda kita mulai peduli dari sekarang biar Kali Surabaya tetap lestari dan bisa terus ngalir ngebawa manfaat buat kita semua!***


Alefia Renata S.
Kelas: X | MA Raden Paku Wringinanom
#Menjaga Kali Surabaya: Sumber Kehidupan yang Butuh Aksi Nyata Kita
KALIAN tahu nggak sih, Kali Surabaya itu sebenarnya sumber kehidupan vital banget buat jutaan penduduk dan industri di sekitarnya? Nggak cuma jadi penyedia air baku utama, sungai ini juga jadi tempat tinggal berbagai organisme perairan sekaligus bagian penting dari sistem pengendalian tata air kota.
Aliran Kali Surabaya ini membentang panjang mulai dari Mlirip, Mojokerto, sampai ke Surabaya. Di sepanjang alirannya, ada banyak banget denyut kehidupan masyarakat—mulai dari kawasan pemukiman, lahan pertanian, sampai berbagai aktivitas warga sehari-hari.
Tapi sayangnya, ancaman pencemaran masih sering terjadi pas limbah rumah tangga maupun limbah industri dibuang gitu aja tanpa pengolahan yang sesuai. Kebiasaan buruk ini jelas bikin kualitas air makin turun, merusak ekosistem sungai, dan ujung-ujungnya ngedampak buruk ke kehidupan kita sendiri sebagai masyarakat.
Untungnya, buat menjaga kelestariannya, organisasi Ecoton bareng warga setempat rutin banget menggelar aksi bersih-bersih sungai. Mereka bareng-bareng memungut sampah plastik dan menanam pohon di sepanjang bantaran Kali Surabaya. Penasaran gimana prosesnya berlangsung? Secara gotong royong, warga turun tangan langsung pakai perahu buat menjangkau tumpukan sampah yang tersangkut di tengah aliran air.
Aksi nyata kaya gini terbukti berhasil memulihkan ekosistem secara bertahap. Melalui kolaborasi yang erat antara warga dan komunitas lingkungan, air Kali Surabaya kini bisa jadi lebih bersih dan ngebawa harapan baru buat kelangsungan lingkungan hidup kita di masa depan!***