- Mahasiswa UTM meraih pendanaan Belmawa untuk mengembangkan pendingin makanan VACSAFE pada program MBG.
- Inovasi VACSAFE dirancang guna menekan risiko keracunan makanan akibat kontaminasi silang pascapemasakan.
- Alat pendingin ini mampu menurunkan suhu makanan panas jauh lebih cepat dan terukur.
- Pengujian membuktikan VACSAFE bekerja lima kali lebih cepat dibandingkan penggunaan mesin refrigerator biasa.
- Tim mahasiswa lintas prodi UTM siap menyempurnakan alat untuk implementasi di lapangan.

Penulis: Dinah Izzah Farhana, mahasiswa Program Studi Teknologi Industri Pertanian (TIP), Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Angkatan 2023.
TIM mahasiswa Universitas Trunodjoyo Madura berhasil memperoleh pendanaan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan melalui Program Kreativitas Mahasiswa. Pendanaan PKM ini diraih atas inovasi VACSAFE, sebuah alat pendingin makanan untuk mendukung keamanan pangan program Makan Bergizi Gratis.
Keberhasilan Tim PKM-CK VACSAFE tercapai setelah melalui proses seleksi ketat. Tim ini beranggotakan Ro’yal Dzunnurain, Dinah Izzah Farhana, Yananda Ariyanti Artika, Asfar Assidiq dari prodi Teknologi Industri Pertanian Fakultas pertanian, serta Sibyan Masrur Rahman prodi Teknik Mesin fakultas Teknik Universitas Trunodjoyo Madura di bawah bimbingan Khoirul Anam As Syukri, S.T.,M.T.
“Kami melihat ada celah yang belum banyak disentuh dalam rantai distribusi program MBG, yaitu bagaimana menjaga keamanan makanan setelah proses memasak selesai hingga makanan benar-benar sampai dan siap dikonsumsi,” ujar Ro’yal Dzunnurain A, Ketua Tim PKM-KC VACSAFE, Selasa, (1/9/2026).
VACSAFE lahir dari keresahan tim terhadap maraknya kasus keracunan makanan di lapangan, khususnya pada distribusi berskala besar seperti MBG. Penyebab utamanya adalah kontaminasi silang saat makanan berstandar SOP dibiarkan panas di ruang terbuka cukup lama. Kondisi ini menciptakan lingkungan ideal bagi pertumbuhan bakteri dan meningkatkan risiko keracunan pada penerima manfaat anak sekolah.
#Spesifikasi Mesin dan Mekanisme Kerja
Melihat permasalahan tersebut, tim PKM-KC UTM berinisiatif merancang solusi teknologi tepat guna. VACSAFE dikembangkan sebagai alat pendingin makanan yang mampu menjaga suhu pasca-masak pada rentang aman. Pendekatan ini secara signifikan meminimalisir risiko kontaminasi silang sebelum makanan sampai ke penerima manfaat.

Spesifikasi sistem VACSAFE mempunyai dimensi mesin 60 x 40 x 70 cm. Chamber berkapasitas 10liter memiliki dimensi tinggi 20 cm dan diameter 30 cm. Material chamber menggunakan stainless steel 304b dengan daya listrik sistem 250 watt serta 1 unit jet pump.
Penggunaan sistem VACSAFE dimulai dengan memasukkan makanan kemudian menutup rapat chamber. Box panel dinyalakan lalu disetting dalam suhu 270C dan sistem akan mati secara otomatis. Pompa akan berjalan menyedot udara pada chamber, lalu sirkulasi air berjalan untuk menstabilisasikan pendingininan.
WhatsApp Channel · TitikTerang
Dapatkan kilasan berita, analisis pedas, dan cerita ekologis ala TitikTerang langsung di WhatsApp-mu. TitikTerang hadir di WhatsApp
#Pengujian Lapangan Menunjukkan Hasil Unggul
Klaim keunggulan dibuktikan lewat pengujian langsung membandingkan tiga metode pendinginan pada produk pangan. Pengujian menggunakan produk pangan bersuhu awal yang sama, yaitu 62°C. Hasilnya, VACSAFE hanya membutuhkan waktu sekitar 6,5 menit untuk menurunkan suhu makanan hingga 27°C.
Sebagai pembanding, metode refrigerator memerlukan waktu 25 menit untuk mencapai suhu yang sama. Sementara pendinginan konvensional di suhu ruang bahkan setelah satu jam pengujian suhunya baru turun ke 30°C dan belum sepenuhnya stabil. Pengujian ini menunjukkan efisiensi tinggi pada sistem VACSAFE.
Jika diukur pada titik suhu yang sama, yakni 35°C, VACSAFE hanya membutuhkan waktu kurang dari 3 menit. Angka ini jauh lebih cepat dibandingkan 15 menit pada refrigerator dan 35 menit pada metode konvensional. Artinya VACSAFE bekerja sekitar lima kali lebih cepat daripada kulkas, dan lebih dari dua belas kali lebih cepat daripada cara pendinginan biasa.
#Dampak Nyata dan Rencana Pengembangan
Penerapan VACSAFE diharapkan mampu meningkatkan efektivitas keamanan pangan dapur penyedia MBG. Alat ini dapat meminimalkan potensi pangan tidak layak konsumsi secara optimal. Langkah tersebut sekaligus menekan risiko terjadinya kasus keracunan makanan di masyarakat.
Ke depan, tim PKM-KC VACSAFE berencana untuk terus menyempurnakan alat ini. Mereka akan mengoptimalkan fungsi sistem agar lebih siap menghadapi uji coba operasional. Langkah pengembangan dilakukan secara bertahap demi menjaga kualitas alat.
Tim juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak dari akademisi, pemerintah, maupun mitra industri. Kolaborasi ini bertujuan mempercepat proses uji coba dan implementasi VACSAFE di lapangan. Penerapan teknologi tepat guna ini diharapkan membawa dampak berkelanjutan bagi keamanan pangan nasional.***